Analis: BTC Dibawah $50.000 Adalah Situasi Buruk

Harga Bitcoin (BTC) telah gagal menembus keatas level Resistance Utama di $ 50.000 hingga akhir pekan dan telah turun dikisaran level $ 49.000-an hingga pada saat penulisan.

Sekarang trader sedang mengamati apakah BTC / USD dapat menembus atau tidak ke atas level $ 50.000 untuk melanjutkan siklus Bullish. Sebaliknya, penurunan di bawah posisi terendah baru-baru ini di bawah $ 46.000 kemungkinan akan membuka pintu ke posisi Lower Low baru, yang kemudian dapat menimbulkan ancaman bagi kenaikan yang telah terjadi selama hampir satu tahun, setidaknya dalam jangka pendek hingga menengah. 

Potensi Bearish?

Trader pseudonim Rekt Capital menunjukkan level harga serupa untuk diperhatikan. Jika BTC gagal menahan level saat ini di atas $ 46.000, ia memperkirakan Bitcoin akan ke bawah di suatu tempat di area antara level $ 38.000 dan $ 45.000 meskipun Bitcoin membukukan posisi Higher Low dalam beberapa hari terakhir. 

“BTC, posisi Higher Low (HL) bertahan sampai tidak terjadi… “Setiap reaksi berikutnya dari HL Januari semakin berkurang. Bisa jadi sama sekarang. Lebih baik aman daripada menyesal dengan mempersiapkan potensi break dari HL ini.”

Salah satu faktor utama yang mungkin menyebabkan tekanan harga turun saat ini adalah peningkatan aktivitas Whale. Data dari CryptoQuant menunjukkan peningkatan transaksi besar ke bursa pada 6 Maret lalu, meskipun aktivitas penambang tetap relatif rendah. 

Seperti yang ditunjukkan pada grafik di bawah ini, kenaikan sebelumnya pada Whale yang memindahkan dana ke pertukaran bertepatan dengan penurunan harga Bitcoin pada 3-4 Maret.  

Tantangan Ekonomi Makro

Diberitakan, Bitcoin juga tengah menghadapi tekanan turun dari hambatan ekonomi makro. Sebuah lonjakan tajam dalam 10 tahun di imbal hasil Treasury AS dan mundurnya saham teknologi, khususnya, membebani harga cryptocurrency karena investor lari dari aset berisiko.

Sementara itu, indeks mata uang Dolar, atau DXY, telah menembus Resistance teknis, mencapai level tertinggi sejak November 2020.

Analis Cointelegraph Markets, Michael van de Poppe menunjukkan bahwa trend turun Bitcoin tetap utuh setelah upaya terbarunya gagal untuk menembus level kunci $ 50.000.

Artinya trendnya masih turun dan pasar secara keseluruhan melemah dalam jangka pendek, jelasnya.

Dia pun  menambahkan: 

“Maret sering kali merupakan bulan yang buruk untuk pasar dan sejarah berulang. Jadi secara makro, kami masih Bullish pada siklus dan memanas untuk kelanjutan, meskipun ada minat baru-baru ini pada imbal hasil.”


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter
Septiady

Sudah Bermain Cryptocurrency Sejak 2015 dan Percaya Bahwa Cryptocurrency Akan Mempermudah Hidup Manusia