Analis: Waspadai Rally Bitcoin Karena Fakeout Akhir Pekan

Note: Hari Senin di Indonesia adalah hari Minggu di AS.

Bitcoin (BTC) telah terperangkap dalam kisaran ‘bergejolak’ akhir-akhir ini, dengan harganya jatuh ke posisi terendah $ 17.600 awal pekan lalu sebelum mengumpulkan beberapa momentum pembelian besar-besaran yang telah menyebabkan harga kembali naik mendekati level tertinggi sepanjang masa.

Masih memiliki beberapa rintangan untuk diatasi jika ingin melihat momentum lebih lanjut, dengan Resistance di level $ 19.400 dan $ 19.800, keduanya menjadi level yang tangguh yang perlu ditembus untuk prospek Bullish yang dinanti-nantikan.

Seorang trader sedang menunggu penembusan di atas level-level tersebut sebelum dia membalikkan sepenuhnya menjadi Bullish.

Pada saat pers, BTC berada di $19.000-an di Binance dan Rp 270 juta di Indodax.

Perpindahan ke level ini terjadi tak lama setelah crypto melihat lonjakan besar yang terjadi karena reaksi kuat terhadap Support yang dimilikinya di wilayah $ 17.000 atas sehingga kita masih melihat sebuah optimisme dibalik setiap aksi jual.

Seorang trader menjelaskan dalam cuitan Twitter-nya bahwa dia sedang menunggu breakout di atas $ 19.400 dan $ 19.700 sebelum dia membalik Bullish pada Bitcoin, mencatat bahwa itu masih diperdagangkan jauh di bawah level Resistance utamanya. Ia mengatakan:

“BTC – Tidak yakin apa yang membuat kenaikan 1.000 ini selama akhir pekan. Namun demikian ini hari Minggu dan saya tetap datar memasuki pembukaan mingguan baru. Balik 19,4 dan target berikutnya adalah pembukaan Bulanan sekitar 19,7. Harga menjadi Resistance di sini.”

Ia pun mewaspadai terhadap pergerakan ini, mencatat bahwa ini bisa menjadi “tipuan akhir pekan” klasik yang menyebabkannya menjadi Resistance.

Menurut Crypto Michael, dia tertarik terhadap pergerakan harga BTC minggu depan karena banyaknya isu. Terlihat, dia masih tidak tahu kemana arah BTC karena masih didalam channel.

Bagaimanapun aksi pasar nantinya, prospek jangka menengah dan panjang Bitcoin masihlah Bullish karena banyaknya hal positif mengarah padanya, sehingga kemungkinan pasar masih akan melihat setiap aksi jual sebagai Pullback ataupun koreksi karena tingkat minat dan adopsi saat ini, jauh lebih besar dibandingkan pada saat rally 2017 lalu. Bagaimana menurut Anda?


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter
Syofri

Leave a Comment