Begini Prediksi Pengaruh Pemilu AS Terhadap Bitcoin

Sejak anjloknya harga Bitcoin pada awal September lalu, dari $ 12.000 menjadi sekitar $ 10.000, belum ada tren yang nampak jelas untuk nasib Bitcoin ke depannya. Salah satu alasan, mengutip dari banyak ahli, adalah pemilihan umum Amerika Serikat pada bulan November mendatang.

Hasil pemilu AS akan berdampak pada kebijakan moneter yang berbeda. Hal ini, untuk sementara waktu, seolah melumpuhkan investor di semua kelas aset, melansir crypto-news-flash.

Seorang analis makro, Alex Krüger khawatir jika Joe biden terpilih maka akan menyebabkan kenaikan pajak dan lebih banyak peraturan. Kedua faktor inilah yang dapat memengaruhi peningkatan tekanan perekonomian dan pasar saham.

Selain itu, Biden dengan menggandeng Fed, bisa mengejar kebijakan moneter yang longgar sehingga membuat dolar AS semakin melemah nilainya. Tapi hal ini dapat menguntungkan logam mulia, logam dasar, dan juga Bitcoin secara khusus, karena dinilai dengan dolar.

Skenario Krüger adalah sebagai berikut :

Skenario pemilihan kasus dasar

# 1 Biden menang

# 2 Pemilihan yang diperebutkan

Playbook

# 1 Mengurangi eksposur risiko sampai pemilihan

# 2 Kepanikan Meningkat

# 3 kenaikkan pasar bullish saat dilanjutkan pasca pemilihan

Pandangan multi-aset tentang sapuan bersih Demokrat

– Dolar lemah

– Logam mulia lepas landas lagi

– Perak didorong oleh permintaan panel surya

– Logam dasar lepas landas, khususnya tembaga

– Minyak mentah menderita

– Bitcoin naik

Sementara, jika Trump terpilih kembali maka bisa terjadi skenario yang berbeda – yang bahkan lebih bullish. Menurut Krüger, kemenangan Trump kembali akan membutuhkan beberapa penyesuaian tetapi mengarah pada kanaikan yang lebih kuat lagi.

Sementara, Suresh Tantina, investor strategist, berpandangan bahwa pasar saham bisa saja mengalami kemunduruan 5% pasca pemilu AS berlangsung. Dia juga menegaskan, kebijakan fiskal Fed tidak terlalu berpengaruh nyata, baik terhadap pasar saham maupun terhadap dolar AS.

Tren terhadap dolar AS yang terus melemah dan pasar saham yang stagnan, pada akhirnya akan meningkatkan sentimen pasar terhadap Bitcoin dan emas dalam jangka panjang.

Lebih lanjut Krüger berpendapat, paket stimulus ekonomi yang berlanjut akan berdampak pada harga Bitcoin. Dia juga merasa, agak mustahil untuk pemerintah AS menerapkan paket lain sebelum pemilihan dan berharap akan ada paket lain di setengah tahun pertama 2021 mendatang.

Menurutnya, hal ini bisa memiliki dampak makroekonomi terhadap Bitcoin dan emas. Sejak paket stimulus ekonomi dimulai pada bulan April lalu, harga Bitcoin meningkat dari sekitar $ 6.000 menjadi $ 12.000. Begitu pun yang akan terjadi pada paket stimulus ekonomi kedua, menurut Krüger.

Siapa saja yang menang, akan ada dampat inflasi yang ditargetkan The Fed untuk bulan-bulan mendatang. Dengan inflasi, harga Bitcoin dan emas akan naik karena fundamental Bitcoin sebagai aset lindung nilai.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter
Avatar

Leave a Comment