Data On-Chain: Bitcoin Masih Bisa Naik Lagi

Bitcoin (BTC) telah menciptakan hambatan masif untuk seluruh pasar crypto selama beberapa hari dan minggu terakhir, dengan kekuatan trend naiknya yang menunjukkan beberapa tanda goyah.

Willy Woo, seorang analis on-chain, menjelaskan dalam cuitan Twitter bahwa dia belum melihat tanda-tanda kelemahan pada rally BTC saat ini.

Dia mencatat bahwa, dibandingkan dengan trend naik parabola di masa lalu, yang satu ini hanya di wilayah “hangat” menurut satu indikator, yang berarti ia memiliki cara untuk kembali menguat sebelum menjadi “terlalu panas”.

Pada saat pers, harga BTC berada di $37.274 di Binance dan Rp 524 juta-an di Indodax.

Dan semalam, crypto utama ini kembali melonjak ke level tertinggi baru sepanjang masa di $ 37.600, dan tampaknya bersiap untuk meretest lagi keketinggian ini.

Penembusan keatas level ini dapat menempatkan cryptocurrency ke dalam kenaikan parabola penuh untuk melewati level krusial $ 40.000, kelipatan dari ATH sebelumnya, $ 20.000.

Willy Woomenjelaskan dalam cuitannya bahwa rally Bitcoin belum mencapai level di mana ia terlalu diperpanjang, mencatat bahwa analisis historis menunjukkan bahwa itu hanya dalam fase awal. Merujuk grafik dibawah ini, ia mengatakan:

“Rally ini hangat tapi belum terlalu panas. Ini adalah berapa banyak ‘premi spekulatif’ yang kami miliki saat ini dibandingkan dengan fase serupa dari 2 pasar Bullish sebelumnya.”

Dia juga menambahkan kenaikan seperti ini tidak mungkin terjadi jika tidak ada institusi. Jika dilihat secara historis, harga seharusnya sudah turun.

Dari situ disimpulkan, gabungkan preseden historis ini dengan fakta bahwa arus masuk institusional memicu trend naik Bitcoin, ini memberi sinyal kalau kenaikan serius lainnya masih akan terjadi tanpa hambatan karena optimisme dikalangan investor ritel pun masih berlimpah.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter
Septiady

Sudah Bermain Cryptocurrency Sejak 2015 dan Percaya Bahwa Cryptocurrency Akan Mempermudah Hidup Manusia

Leave a Comment