Ethereum Memilki Kemungkinan untuk Melengserkan Posisi Bitcoin Sebagai Crypto Utama

Apakah judul artikel ini nyata? Ethereum akan dapat menggantikan posisi Bitcoin sebagai crypto utama ditengah minat dan perhatian besar investor ke Bitcoin yang sepertinya sulit untuk ditakhlukan.

Yah, banyak pihak yang telah memiliki pandangan semacam ini, dimana Ethereum nantinya akan dapat menggantikan posisi Bitcoin diposisi puncak.

Pandangan semacam ini telah dibentuk sejak Ethereum yang baru-baru mengalami kenaikan ke level ATH baru, sementara Bitcoin mengalami penurunan yang signifikan setelah mencapai level puncak $ 64.000. Para ahli di bidang ini menunjukkan bahwa Ether dapat terus berkembang dan bergerak dengan kekuatan yang terus menggulung.

Sekedar informasi, altcoin nomor satu ini telah meningkat 44%, sementara Bitcoin mengalami keruntuhan dalam rekornya dari kisaran level $ 64.000 menjadi $ 48.000 hanya dalam beberapa hari, yang menjadi sebuah pemandangan menarik karena sebelumnya, kedua crypto ini selalu bergerak beriringan.

Alasan Utama Ethereum untuk Lebih Unggul

Mengenai hal ini, JP Morgan telah melaporkan adanya tiga alasan ETH untuk dapat mengungguli Bitcoin yang populer. Bank investasi raksasa tersebut menyatakan tren ini mungkin akan meningkat karena persaingan di pasar semakin intensif. Berikut alasannya:

1. Likuiditas

Penurunan cryptocurrency dalam beberapa hari terakhir telah mempengaruhi Bitcoin lebih dari Ethereum. JP Morgan mencatat guncangan likuiditas di pasar derivatif, dan ini menyebabkan likuidasi yang berlebihan. Efek ini lebih besar melanda Bitcoin, di mana penyelesaian mencapai 23%, sedangkan di Ethereum, mencapai 17%.

2. Mengurangi Ketergantungan Pada Pasar Derivatif

JP Morgan mengatakan bahwa di pasar di mana terdapat perputaran spot yang lebih tinggi, diperkirakan bahwa basis eksposur panjang yang lebih rendah (dengan Ethereum) tidak terlalu bergantung pada leverage dalam swap dan futures (Bitcoin).

3. Permintaan Lebih Lama

JP Morgan telah mengindikasikan bahwa jaringan Ethereum memiliki tingkat transaksi yang lebih tinggi dalam hal blockchain publik daripada Bitcoin. Ini mungkin karena peningkatan aktivitas di DeFi dan di platform lain.

Alasan tersebut diatas menghasilkan jumlah token Ethereum yang lebih tinggi. Dibandingkan dengan peningkatan 4% dalam transaksi Bitcoin, Ether telah mengalami peningkatan 11% menurut perkiraan yang dirilis di pasar dalam beberapa bulan terakhir.

Namun, meskipun akhirnya Ethereum memang dapat mengungguli Bitcoin, tetap saja crypto pertama didunia ini akan tetap memiliki nilai yang tinggi karena minat institusi dan ritel tetap besar padanya, karena jumlahnya yang terbatas, sehingga terlengserkan dari posisi puncak pun bukan berarti ia menjadi tidak berarti. Setujukah Anda?


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter
Septiady

Sudah Bermain Cryptocurrency Sejak 2015 dan Percaya Bahwa Cryptocurrency Akan Mempermudah Hidup Manusia