Kenapa MicroStrategy Lebih Memilih Bitcoin Dari Pada Emas?

MicroStrategy telah menginvestasikan kas cadangannya menjadi Bitcoin senilai $ 425 juta tahun ini. Dalam sebuah wawancara bersama Stansberry Research, CEO MycroStrategy, Michael Saylor, membahas Bitcoin, emas, dan aset alternatif.

Dia menjelaskan, rencana Fed untuk terus mendorong inflasi di atas 2%, membuatnya merasa seolah-olah investasi MicroStrategy bertumpu pada es yang mencair senilai $ 500 juta karena depresiasi dolar AS. Hal ini mendorong Saylor mengamankan cadangan kas MicroStrategy ke dalam Bitcoin senilai $ 425 juta.

1.Pasokan

Ketika membandingkan Bitcoin dengan emas, Saylor menjelaskan bahwa pada awalnya dia menganggap emas sebagai lindung nilai. Tapi fakta bahwa pasokannya tidak pernah berakhir, dengan penambang menghasilkan 2% lebih banyak setiap tahunnya menjadi hal yang kurang menarik minat Saylor, melansir blockchain.news.

Harga emas semakin naik seiring dengan permintaan. Tapi, begitu juga dengan insentif dalam menambang dan berinvestasi pada emas. Pada waktunya, pasokan emas akan meningkat dan menyebabkan penurunan harga.

Sementara dengan Bitcoin, pasokannya hanya ada 21 juta saja. Kelangkaan ini cukup untuk membuat harganya terus naik. Terlebih karena tidak ada cara lain untuk menghasilkan lebih banyak BTC, maka aset cryptocurrency adalah sesuatu yang ‘lebih keras’ atau bisa dibilang lebih bernilai dari pada emas.

2.Inflasi dan Sentimen bullish

Lebih lanjut, Saylor berpendapat bahwa nilai Bitcoin hanya akan terus melonjak jika minat investor teknologi dan investor institusi meningkat.

“Inflasi positif menguras energi dari hidup Anda. Kepentingan negatif adalah upaya untuk menghentikan waktu. Salurkan energi Anda ke #Bitcoin dan maju ke masa depan yang layak Anda dapatkan,” kata Saylor.

Sentimen ini senada dengan sentimen dari bull Bitcoin Tyler Winklevoss, yang pernah mengatakan, “Bitcoin pada akhirnya adalah satu-satunya perlindungan jangka panjang terhadap inflasi.”

“Bitcoin adalah keamanan terbaik dengan likuiditas terbaik,” ucap Saylor menambahkan.

Saylor menyimpulkan bahwa Bitcoin lebih cepat, lebih pintar, dan lebih baik dari pada aset apapun yang ada di luar sana.

Saylor bukanlah satu-satunya investor yang memandang Bitcoin sebadai lindung nilai dan investasi jangka panjang. Selama akhir pekan, mantan politikus Inggris, Godfrey Bloom mengumumkan pembelian Bitcoin pertamanya.

Selain Microstrategy, Twitter dan Grayscale juga mengumpulkan Bitcoin. Untuk saat ini, Grayscale mempunyai 2.4% BTC yang ada di muka bumi.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter
Syofri

Leave a Comment