Kenapa Altcoin Berdarah Hari Ini?

Potensi kehancuran sedang mengitari sektor Altcoin setelah SEC menuntut Ripple dan dua eksekutif puncaknya untuk menjual token XRP yang diklaim oleh regulator sebagai sekuritas yang tidak terdaftar.

XRP turun lebih dari 50%, tetapi penurunan gila tersebut mungkin hanyalah awal saja!

Sentimen negatif telah menyebar ke Altcoin lain, karena investor bertanya-tanya aset mana yang akan menjadi target selanjutnya. Inilah mengapa situasi ini kemungkinan hanya terjadi pada Ripple dan pemegang Altcoin lain tidak perlu takut, tetapi juga mengapa berita itu mungkin cukup untuk mengubah trend keseluruhan dalam crypto untuk ke arah Bearish.

Jika melirik ke masa lalu, pasar crypto ketika Bitcoin sendiri masih belia, sebelum membentuk Bull Run pertamanya, Ripple Labs sedang membangun protokol berbasis blockchain mereka sendiri.

Dari situ, token XRP akhirnya dicetak, dan selama bertahun-tahun telah dijual dan didistribusikan ke individu, investor, dan institusi. Tetapi bagian terbesar dari pasokan token tetap terkunci dalam escrow yang menjadi tanggung jawab Ripple sendiri.

Para pendiri perusahaan itu sendiri, seperti yang dilakukan Satoshi, menyisihkan banyak koin untuk diri mereka sendiri. Dan ketika XRP meroket menjadi lebih dari $ 3 per token pada tahun 2018, CEO Brad Garlinghouse dan Ketua Eksekutif Chris Larsen telah menjadi bagian dari orang terkaya di dunia.

Untuk alasan apa pun, bertahun-tahun kemudian, Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) AS telah mengajukan gugatan terhadap Ripple dan menggugat dua eksekutif puncaknya.

XRP, token asli untuk protokol Ripple, telah mengalami tekanan hebat akibat gugatan tersebut. Aksi jual hanya bisa menjadi lebih buruk karena efek domino dari pertukaran yang memilih untuk menghapus XRP dari platformnya.

Ini juga telah menciptakan efek melebar di seluruh industri, di mana investor mempertimbangkan kembali kepemilikan Altcoin mereka dan mengubahnya menjadi Bitcoin atau uang tunai.

Hasilnya, Altcoin di seluruh bursa pun sedang berdarah-darah. Data dompet menunjukkan bahwa Whale XRP telah menyerap penjualan, tetapi untuk tujuan apa?

Kerusakan kemungkinan terjadi pada XRP, bukan karena gugatannya, tetapi karena ini menunjukkan bagaimana lembaga pemerintah dapat dengan mudah mengejar cryptocurrency yang bisa dibilang terpusat.

Karena argumen untuk Bitcoin dan Ethereum lebih kuat sebagai aset terdesentralisasi, hanya ada sedikit yang dapat dilakukan SEC atau organisasi mana pun untuk menghentikannya.

Apa yang mungkin juga dicapai oleh pemerintah AS dengan melakukan ini, adalah meredam trend Bitcoin yang tidak terbendung akhir-akhir ini. Ada dua skenario yang bisa terjadi terkait dengan perubahan regulasi yang tiba-tiba.

Satu, lebih banyak modal Altcoin dapat mengalir keluar dari koin seperti XRP dan ke Bitcoin, menyebabkan dominasi yang jauh lebih kuat untuk sang crypto utam . Atau dua, sentimen negatif Altcoin bisa menyebabkan titik kritis lain seperti yang terjadi pada 2019, menarik Bitcoin kembali menjadi Bears seperti waktu itu.

Bagaimana tahun ini ditutup akan sangat berarti untuk masa depan Altcoin dan juga Bitcoin, yang tentu sangat dinantikan oleh para investornya. Bagaimana menurut Anda?


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter
Syofri

Leave a Comment