Koin Ini Diprediksi Akan Mengalahkan BTC dan ETH di 2021

Chainlink bisa dikatakan sebagai koin DeFi dengan kinerja terbaik tahun 2020 ini. Menjelang akhir tahun, sentimen pasar pada umumnya menganggap Chainlink siap menghadapi 2021 dengan gejolak yang sama seperti tahun ini.

Seorang penulis bernama Timothy Peterson melakukan jajak pendapat di Twitter. Hasilnya ranah crypto-twitter memilih Chainlink sebagai cryptocurrency yang paling menjanjikan di 2021dengan 44.5% suara – sementara Bitcoin yang dominan menempati posisi kedua dengan 32.2% suara.

“Manakah dari berikut ini yang menurut Anda akan berkinerja terbaik di tahun 2021? #Bitcoin #Etherum #Ripple #Chainlink,” tweet Peterson.

Chainlink merupakan koin DeFi yang ‘overhyped’ ini masih menjadi perdebatan di ekosistem crypto, baik antara para pemain maupun indutsri. Bearish jangka pendek yang menimpa pasar altcoin pada bulan Oktober dianggap sebagai salah satu dari sedikit contoh di mana investor melakukan keputusan investasi yang terbalik.

Seharusnya mengambil investasi mereka di Chainlink untuk kemudian diinvestasikan ke Bitcoin, investor justru termakan hype koin DeFi satu ini. Tapi segera terungkap bahwa ‘uang baru’ sebenarnya berada di balik kenaikan harga Bitcoin.

Faktanya pasar altcoin mulai pulih, dan Chainlink adalah koin DeFi yang paling pertama pulih. Tahun 2021 akan menjadi tahun yang mandiri di mana akan ada banyak aktivitas pasar sebagai penentu terkuat terhadap kinerja Chainlink.

Penelitian dari Cane Island mengatakan bahwa nilai inti dari Chainlink adalah sebagai ‘kemampuan jaringan oracle yang terdesentralisasi untuk menjembatani data perusahaan dunia nyata ke arsitektur blockchain melalui kontrak pintar. Chainlink mengizinkan pengguna untuk mengambil data dunia nyata dengan menjalankan kode perangkat lunak’.

LINK menjadi aset jaringan yang digerakan oleh permintaan, artinya jumlah pengguna jaringan akan memengaruhi harganya. Jika logika tersebut diterapkan pada LINK saat ini, maka Chainlink akan kesulitan untuk diterapkan di pasar.

Data on-chain mengungkap aktivitas jaringan Chainlink selama seminggu terakhir di mana terjadi penurunan sebesar 27% dan bisa saja terjun lebih jauh dari itu dalam waktu dekat.

Terlepas dari itu, nilai terkunci DeFi masih meningkat, maka LINK masih memiliki peluang yang bagus. Selain itu, masih ada keuntungan bull run dari peluncuran Ethereum 2.0 yang pastinya akan bermanfaat bagi semua token DeFi, termasuk LINK.

Namun, semua harus mengingat bahwa jika BTC mengalami koreksi, altcoin akan ikut turun, terutama LINK. LINK berkorelasi positif terhadap Bitcoin menurut beberapa analis.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter
Septiady

Sudah Bermain Cryptocurrency Sejak 2015 dan Percaya Bahwa Cryptocurrency Akan Mempermudah Hidup Manusia

Leave a Comment