Pemilu AS Sebabkan Volatilitas Besar-besaran Token Crypto

Pemilu AS tengah berlangsung, dan hal ini tentu saja memberikan keseruan tersendiri tak terkecuali untuk crypto. Bagaimana pun, saat ini orang-orang begitu menyukai Joe Biden yang kemudian menyebabkan volatilitas besar-besaran pada token crypto.

Pasalnya, salah satu bursa terpopuler yaitu FTX, mengeluarkan token yang bisa digunakan untuk berspekulasi mengenai hasil pemilu AS 2020 yang tengah berlangsung. Struktur tokennya sederhana, token ini akan kedaluwarsa menjadi $ 1 atau $ 0 tergantung pada kandidat yang dipilih apakah menang atau kalah.

Sebagai contoh, jika Joe Biden menang, maka token Biden akan kedaluwarsa menjadi $ 1. Begitu pun sebaliknya, jika Donald Trump menang maka token Trump akan kedaluwarsa menjadi $ 1. Artinya, semakin mahal tokennya maka semakin dipercaya bahwa kandidat tersebut yang akan memenangkan pemilu AS 2020.

Meski demikian, token ini sempat sangat tidak stabil karena penghitungan hasil pemilu AS masih berlangsung. Sebelumnya, token Trump mengungguli perlombaan tapi dalam beberapa jam terakhir nampak token Biden yang menjadi favorite.

Melansir dari cryptopotato, token Trump awalnya sempat melonjak sampai 180 persen dan diperdagangkan $ 0,84. Namun, dalam hitungan jam tokennya anjlok menjadi $ 0,152 dan sekarang berada di harga $ 0,27. Sedangkan token Biden memiliki kinerja yang sebaliknya.

Sambil menunggu hasil penghitungan pemilu AS 2020,  ketidakpastian juga terjadi di pasar berjangka tradisional. S&P 500 mencatat adanya kenaikan 2 persen tapi sangat tidak stabil. Hal yang serupa juga terjadi pada Bitcoin, dimana harganya melonjak ke Rp 210 juta. Sangat mungkin, harga akan terus melonjak.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter
Septiady

Sudah Bermain Cryptocurrency Sejak 2015 dan Percaya Bahwa Cryptocurrency Akan Mempermudah Hidup Manusia

Leave a Comment